Dishub Kembali Bahas Cek Point Tiga Ring Masuk ke Kota Bandung

Bandung, Timejabar.Com- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung akan membahas rencana penerapan kembali cek poin di ring dua dan tiga dalam forum khusus bersama Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung.

Kepala Dishub Kota Bandung, Ricky Gustiadi mengatakan, rapat membahas penerapan cek poin itu akan digelar dalam waktu dekat. Sebab, kata dia, penerapan cek poin di ring dua dan tiga penting dilakukan mengingat sejumlah wilayah Bandung Raya kembali masuk zona kuning.

Sejumlah wilayah yang saat ini sudah dinyatakan masuk dalam zona kuning yakni, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi.

Daerah tersebut kini harus kembali perketat protokol kesehatan. Ricky Gustiadi mengatakan, usulan pemberlakuan cek point merupakan langkah antisipasi guna meminimalisir pergerakan massa dari sejumlah wilayah Bandung Raya ke Kota Bandung.

"Kita sudah zona biru, sedangkan wilayah Bandung Raya lainnya zonanya masih kuning sehingga rentan mobilitasnya," ujar Ricky, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana.

Ricky belum dapat memberikan gambaran teknis secara jelas, apakah cek poin itu nantinya bakal seperti saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) maksimal atau PSBB proporsional.

Menurut Ricky, hal tersebut masih akan dibahas terlebih dahulu dengan beberapa pihak terkait. "Nanti akan dibicarakan, dirapatkan teknisnya. Kalau perlu tetangga sebelah juga diundang supaya nanti pelaksanaannya efisien. Saya sebagai pelaksana Gugus Tugas sama pak kasat lantas nunggu kepala Polrestabes," katanya.

"Teknis cek poin masih dibicarakan yang kita disyaratkan apa. Kemaren kan hanya suhu tubuh apakah ini KTP surat keterangan sehat apakah perlu, belum sejauh itu," tambahnya.

Menurutnya, penerapan kembali cek poin di ring dua dan tiga akan diputuskan oleh ketua tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Bandung, tentunya setelah mendapat laporan dari Dishub dan Satlantas Polrestabes Bandung. "Tapi saya tidak bisa ambil keputusan, karena itu dari Gugus Tugas Bandung," ucapnya.

Sementara untuk skema buka tutup jalan di Kota Bandung saat ini masih diberlakukan dibeberapa ruas jalan. Namun, idealnya, kata dia, buka tutup jalan ada di ring dua dan tiga yang kurang lebih memiliki delapan hingga sepuluh titik.

  • Bagikan melalui: