Kabupaten Bandung Masuk Zona Merah Penyebaran Covid di Pesantren

Kab.Bandung,Timejabar.Com- Kabupaten Bandung mengalami peningkatan penyebaran kasus terjangkit Covid-19. Salah satu klaster berasal dari pondok pesantren. Ada 208 kasus yang telah ditemukan.

Kepala Seksi Pendidikan dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Asep Saefulloh mengakui pondok pesantren di Kabupaten Bandung sudah menyediakan titik-titik untuk menyimpan hand sanitizer dan tempat cuci tangan. Untuk mengantisipasi adanya yang terjangkit Covid-19, pondok pesantren juga diminta untuk memiliki tempat isolasi mandiri.

"Tempat untuk isolasi mandiri di pondok pesantren ada. Apalagi untuk santri luar Bandung sebelum berbaur dengan yang lain diwajibkan untuk membawa hasil rapid test atau swab test dan melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu," tegas Asep, Selasa (17/11/2020).

Asep mengakui terus mengedukasi para pimpinan pondok pesantren dan staf pengajar untuk terus meningkatkan protokol kesehatan. Dia pun meminta pihak pondok pesantren untuk berperan aktif melaporkan apabila ada gejala atau kecurigaan yang mengarah pada Covid-19. Di sisi lain, Asep mengakui 208 orang yang terjangkit Covid-19 dari dua pesantren dalam keadaan baik.

Dia menyebut semua bersifat orang tanpa gejala atau OTG. "Rata-rata usia SMA, daya tahan tubuh bagus. Lumayan kuat jadi tidak ada gejala mengkhawatirkan, Insyaallah sekarang sudah baik lagi," katanya.

Saat ini, pondok pesantren di Kabupaten Bandung sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka. "Kita berkacanya dari SKB 3 menteri dan edaran gubernur bahwa pesantren boleh melakukan pembelajaran tatap muka. Di pesantren juga Alhamdulillah yang jadi persyaratan khususnya soal protokol kesehatan sudah mereka tempuh," kata Asep.

  • Bagikan melalui: